
LENSAINDONESIA.COM: Kampung Artis dapat menjadi salah satu tempat obyek wisata, khususnya edutainment di Jakarta Timur. Dengan luas lahan mencapai 4,5 hektar, keberadaan Kampung Artis yang terletak di wilayah Cipayung ini dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya. Demikian dijelaskan Wakil Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, saat membuka Festival Kampung Artis 2011, beberapa waktu lalu.
“Selain sebagai obyek wisata edutainment, Kampung Artis Cipayung juga diharapkan dapat menjadi membuka lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran,” kata Krisdianto.
Ia menyambut baik para penyelenggaraan Festival Kampung Artis ini, karena dapat menambah cakrawala pengetahuan sekaligus hiburan bagi warga di wilayah Cipayung. Namun untuk mewujudkan Kampung Artis sebagai obyek wisata edutainment, perlu kerja sama antara pengelola dengan investor.
“Saya berharap, Kampung Artis Cipayung selama ini dikenal sebagai Hollywood-nya Indonesia yang setiap hari disibukkan dengan kegiatan syuting sinetron dan film, dapat menjadi kawasan wisata yang bersih, indah, aman dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, upaya pihak pengelola Kampung Artis yang berkerja sama dengan travel biro untuk mendatangkan turis mancanegara, dari Malaysia dan Brunei Darussalam yang ingin melihat shooting sinetron sekaligus berkenalan dengan artis-artisnya.“Saya berpesan agar pengelola tidak cepat putus asa untuk menjadikan sebagai obyek wisata andalan Jakarta Timur. Jangan kalah dengan Universal Studio Singapore maupun Walt Disney di Amerika,” pesannya.
Sementara itu Kasudin Pariwisata Jakarta Timur Kris Irawan mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan terhadap usaha yang mengedepankan kreatifitas. Selain pembinaan dalam bentuk sosialisasi, promosi dan atraksi seperti terhadap usaha meubel dan kerajinan kayu di Jatinegara Kaum, serta batu aji di Rawabunga, juga dilakukan terhadap usaha fil dan rekaman di Kampung Artis Cipayung.
Kampung Artis yang berisi berbagai jenis bangunan dengan berbagai fungsi untuk keperluan shooting film, serta dapur rekaman suara penyanyi dengan pengiringnya. Saat ini pihak pengelola juga sedang membangun penginapan dan merencanankan pembuatan panggung untuk pertunjukkan tari-tari tradisional.
“Tujuan akhirnya ketika pembiayaan tersedia cukup, adalah gabungan sound recording, shooting film, studio animasi, souvenir shop, performance stage sehingga menjadi obyek wisata edutainment,” katanya.
Kris menjelaskan, untuk memperkenalkan Kampung Artis kepada masyarakat luas, Sudin Pariwisata Jakarta Timur menggelar atraksi berbagai jenis kesenian tradisional dan modern disamping member kesempatan para ibu-ibu PKK dari 10 kecamatan membuka bazaar produk unggulan Jakarta Timur.
“Pada kegiatan ini juga ditampilkan tarian barongsai, ondel-ondel dan tarian Betawi, komedi Betawi, tarian sunda, modern band dan musik dangdut,” ujarnya.
Sumber : www.lensaindonesia.com

0 Tanggapan ke “Festival kampung Artis”